Uretra
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Uretra | |
|---|---|
Uretra pria
| |
| Pengenal | |
| TA | A08.4.01.001F A08.5.01.001M |
| FMA | 19667 |
| Anatomical terminology | |
Dalam anatomi, uretra adalah saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh. Uretra berfungsi sebagai saluran pembuang baik pada sistem kemih atau ekskresi dan sistem seksual. Pada pria, berfungsi juga dalam sistem reproduksi sebagai saluran pengeluaran air mani.
Anatomi[sunting | sunting sumber]
Uretra pada wanita[sunting | sunting sumber]
Pada wanita, panjang uretra sekitar 2,5 sampai 4 cm dan terletak di antara klitoris dan pembukaan vagina.
Pria memiliki uretra yang lebih panjang dari wanita. Artinya, wanita lebih berisiko terkena infeksi kantung kemih atau sistitis dan infeksi saluran kemih.
Uretra pada pria[sunting | sunting sumber]
Pada pria, panjang uretra sekitar 20 cm dan berakhir pada kepala/glans penis.
Uretra pada pria dibagi menjadi 4 bagian dan dinamakan sesuai dengan letaknya:
- pars pra-prostatica, terletak sebelum kelenjar prostat.
- pars prostatica, terletak di prostat, Terdapat pembukaan kecil, dimana terletak muara vas deferens.
- pars membranosa, sekitar 1,5 cm dan di lateral terdapat kelenjar bulbouretralis.
- pars spongiosa/cavernosa, sekitar 15 cm dan melintas di corpus spongiosum penis.
- pars bulbosa, pars spongiosa yang terlapisi otot bulbocavernosus dan menempel pada tubuh karena tergantung olehligamantum suspensorium penis.
- pars pendulosa, pars spongiosa yang tidak terlapisi otot dan menggantung pada kondisi tidak ereksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar